Kenaikan Capital Gain di Sydney Dorong Kenaikan Nasional

julian-sedgwick1_1

ARCOM.CO.ID ,Jakarta. Analis mengungkapkan, kenaikan Capital Gain di Sydney Australia akan mendorong kenaikan nasional yang lebih tinggi pada Agustus 2016.

Seperti diketahui, properti di Sydney Australia telah mencapai pertumbuhan tahunan sebesar 9,4% setelah mencatat pertumbuhan rata-rata pada Agustus 2016 sebesar 1,4% jauh di atas rata-rata pertumbuhan secara nasional.

Menanggapi hal tersebut, Perusahaan pemenang multi penghargaan yang berbasis di Sydney Australia Crown Group, Selasa, (13/9/2016) langsung memberikan informasi perihal index nilai hunian di kota-kota besar Australia.

Di lain pihak, perusahaan penyedia informasi, analisa properti dan layanan manajemen property-related risk terbesar di Australia dan Selandia Baru CoreLogic, telah mengeluarkan indeks terbaru mereka yang menyatakan nilai hunian di Sydney meningkat 1,4% dibandingkan bulan yang sama pada tahun 2015, sementara Melbourne meningkat sebesar 1,5%.

Kepala penelitian CoreLogic Tim Lawless mengatakan, meskipun terjadi penguatan dibandingkan bulan yang sama tahun 2015, laju peningkatan modal tahunan cenderung lebih rendah dibandingkan dengan puncak pertumbuhan pada tahun 2015, yaitu ketika nilai-nilai hunian ibukota per tahunnya meningkat hingga 11,1%.

“Meskipun terjadi kecenderungan tren pertumbuhan tahunan sekarang lebih rendah dari tahun lalu, namun tingkat keuntungan modal tetap jauh di atas acuan dasar lainnya seperti inflasi, pertumbuhan pendapatan dan sewa, yang mendorong rasio keterjangkauan mencapai rekor tertingginya,” kata Tim.

Global Head of Sales & Marketing Crown Group Julian Sedgwick tidak ketinggalan memberikan analisa yang mendalam perihal pasar properti Sydney, “Ada banyak pasar yang berbeda di luar sana untuk berinvestasi, namun Sydney menawarkan prospek pertumbuhan yang kuat selama lima tahun ke depan,” kata julian, “Di samping pemerintahan yang stabil, pasar pendidikan yang kuat, dan permintaan untuk perumahan yang melebihi pasokan,” ujarnya.

Lebih lanjut Julian mengatakan, tidak seperti pasar internasional kebanyakan, ada sejumlah faktor yang berkontribusi menjaga Sydney stabil dengan permintaan yang kuat, “Permintaan untuk produk kami yang ada saat ini dan akan datang di pasar lokal masih sangat kuat,” tegasnya.

“Strategi penjualan kami memastikan untuk menawarkan produk kami untuk pasar lokal secara mayoritas, dan pedoman kami atau ‘Rule-of-the thumb’ adalah 70% sampai 80% dijual secara lokal, dan 20 sampai 30% dijual ke investor asing,” kata Julian.

Tanda-tanda yang muncul bahwa laju capital gain dapat berakselerasi hingga Canberra dan Hobart adalah pencapaian nilai Dwelling masing-masing hingga 7,6% dan 6,5% selama dua belas bulan terakhir, namun kinerja dari kedua kota tersebut masih berada di belakang Sydney.

Satu tahun lalu, tingkat pertumbuhan tahunan Canberra negatif di -0,9%, sedangkan di Hobart peningkatan hanya 1,5%.

Mengenai proyek Crown Group, Julian Sedgwick mengungkapkan, proyek terbaru Crown Group Waterfall by Crown Group akan diluncurkan secara serentak di Sydney, Singapore, Shanghai, Jakarta dan Surabaya pada pertengahan tahun 2017.

“Kami tetap fokus pada Sydney, Indonesia, Singapura, Hong Kong dan Tiongkok,” tegas Julian, “Kami akan menargetkan kota global lainnya di kemudian hari seperti Amerika Serikat dan Inggris,” ujarnya.

“Sampai saat ini, kami sudah mendapatkan minat yang sangat kuat dengan tingginya jumlah minat dan pemberian deposit dari para calon pembeli kami dari Australia maupun dari luar negeri seperti Tiongkok dan Indonesia,” ungkap Julian, “Banyak dari mereka adalah klien setia Crown Group, sementara sebagian lagi adalah klien baru,” pungkas Julian.

Waterfall by Crown Group diproyeksikan sebagai salah satu konsep hunian vertikal yang mampu mendobrak batasan desain arsitektur melalui revolusi pembangunan ruang hijau dalam pembangunan hunian. (Bagoes Rinthoadi)