Kolaborasi Ekstrim Artis Bandung Hasilkan Rekor Dunia

2016-09-20-photo-00000027

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Sebanyak 15 artis ternama asal kota Bandung terlibat dalam penciptaan rekor Indonesia dan dunia, sehingga mencatatkan namanya di dalam Original Rekor Indonesia (ORI) dan Record Holders Republic (RHR) yang berpusat di London Inggris.

Hal ini terungkap dalam acara Pemecahan Rekor Kolaborasi Ekstrim, Minggu, (18/9/2016), di Ruko Taman Surya Indah jalan Soekarno Hatta Bandung.

Turut hadir, Pimpinan Original Rekor Indonesia (ORI) Agung Elvianto, dan Vice President Record Holders Republic (RHR) Indonesia Halim Sugiarto.

“Kolaborasi kegiatan ekstrim ini akhirnya memecahkan rekor Indonesia dan dunia,” kata Pimpinan Original Rekor Indonesia (ORI) Agung Elvianto di awal paparannya, “Kegiatan pemecahan rekor ini terdiri dari budaya dan seni seperti debus, Body Painting, tato, bermain dengan ular, dan seni lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut Agung mengatakan, Original Rekor Indonesia (ORI) dan Record Holders Republic (RHR) mengadakan kegiatan pemecahan rekor di Bandung untuk menciptakan rekor-rekor baru Indonesia bahkan dunia, “Kami ingin menyatukan pemikiran-pemikiran para Budayawan dan Seniman,” kata Agung.

“Artis-artis yang terlibat dalam pembuatan rekor baru dipastikan memiliki rekor di bidangnya masing-masing,” ungkap Agung.

Agung mengatakan, memang seni lukis dan ular memang tidak ada hubungannya, namun dapat dikolaborasikan dan menjadi tontonan yang indah, “Mereka menciptakan rekor yang harmoni, dan akhirnya menghasilkan rekor yang indah untuk dilihat,” ujarnya.

2016-09-20-photo-00000651

“Terciptanya rekor baru di tingkat nasional dan tingkat dunia dapat memberikan dampak positif dalam hal kebudayaan, kesenian, serta kreativitas,” kata Agung, “Masih banyak artis, seniman, budayawan, dan inovator asal kota Bandung yang harus dimunculkan,” ujarnya.

Di akhir paparannya Agung mengatakan, pihaknya ingin menunjukkan sebagai bangsa Indonesia, harus mencintai budaya, seni, dan karya anak bangsa.

Vice President Record Holders Republic (RHR) Indonesia Halim Sugiarto mengatakan, kegiatan kolaborasi ekstrim yang dilakukan artis, seniman dan budayawan kota Bandung sangat luar biasa, “Walaupun hanya dilakukan dalam waktu sepuluh menit, kolaborasi berjalan lancar dan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan,” kata Halim.

“Kami akhirnya mencatat kolaborasi ekstrim ini sebagai rekor dunia, karena menggabungkan dua macam seni bukan hal yang mudah,” kata Halim, apalagi terdapat 15 kegiatan ekstrim,” pungkasnya.

Beberapa artis dan seniman yang terlibat diantaranya, Ricky Raccon, Tinong Kebaya, Kent Tattoo, dan Bambang pelukis api.

Seniman-seniman tersebut melakukan kegiatan secara bersamaan seperti menato tubuh, Body Painting, membawakan lagu The Beatles, bermain Keyboard dengan mata tertutup, monolog, membatik, menari jaipong, menari Umbul Paseh, dan memamerkan kebaya sepanjang 78 meter dalam jangka waktu 10 menit.

Kegiatan pemecahan rekor Indonesia dan dunia yang dilakukan para artis, budayawan, dan seniman asal kota Bandung merupakan wujud kecintaan pada budaya dan kesenian dalam negeri. (Bagoes Rinthoadi)