AkoeIndonesia Ciptakan Anak Muda Berkarakter Pancasila

img_20161218_085024

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Inisiator program AkoeIndonesia, Thiar Bramanthia (Pencetus Ide dan Konseptor), Zuly Husni Tampo (Motivator), dan Suryo AB (Konsultan dan Motivator), menggelar Talkshow AkoeIndonesia bertajuk, “Generasi Pancasila Bermental Wirausaha”, Jumat, (16/12/2016), di Warme Cafe jalan Sederhana Bandung.

“Talkshow AkoeIndonesia digelar dengan tujuan menciptakan anak-anak muda yang berkarakter Pancasila dan bermental wirausaha,” kata Pencetus Ide dan Konseptor AkoeIndonesia Thiar Bramanthia di awal wawancara, “Akoe Indonesia lebih kepada program yang ditunjukkan untuk anak-anak SMP, SMA, dan Mahasiswa,” ujarnya.

Lebih lanjut Thiar mengatakan, program AkoeIndonesia diciptakan karena ada sebuah kegelisahan nilai-nilai ke-Indonesiaan sudah mulai hilang dari anak-anak muda Indonesia.

“Kita para Inisiator AkoeIndonesia merasa harus ada sebuah program yang nyata yang langsung dirasakan anak-anak muda, tidak sekedar motivasi,” kata Thiar, “Hal ini dilakukan agar anak-anak bangga terhadap Indonesia, cinta kepada tanah air, dan mau berkontribusi untuk bangsa,” tegasnya.

Thiar mengungkapkan, AkoeIndonesia menggunakan ejaan lama karena dahulu ketika masih menggunakan ejaan lama perilaku sopan santun dan ramah sangat terkenal, “Namun saat ini ketika menggunakan kata “Aku” perilaku sopan santun dan ramah hilang,” ujarnya.

img_20161218_085035

“Kami para isiniator yang sempat sekolah di luar negeri melihat anak-anak muda di luar negeri kebanyakan mengaku berasal dari Asia dan malu mengakui dirinya dari Indonesia,” ungkap Thiar, “Hal ini merupakan pergeseran nilai yang parah, dan kami para Inisiator ingin mengembalikan kebanggaan jadi orang Indonesia,” pungkas Thiar.

Motivator AkoeIndonesia Zuly Husni Tampo mengatakan, para Inisiator AkoeIndonesia mengangkat tema Indonesia keren “Kita bicara kekinian, sederhana tetapi menampilkan sebuah kebanggaan,” ujarnya, “Suatu saat anak-anak muda Indonesia akan menyadari betapa kerennya jadi orang Indonesia,” tegasnya.

“Kita harus lihat para pendahulu kita yang karakter nasionalnya begitu kuat, dan begitu kaya, serta cinta dan optimis terhadap negeri ini,” kata Zuly, ”

“Anak-anak muda Indonesia harus berkontribusi secara nyata terhadap negeri ini, jadi tidak ada lagi anak muda yang kuliah di luar negeri karena hanya ingin bekerja dan kaya, tetapi setelah kembali ke tanah air harus membangun Indonesia,” tegas Zuly.

Zuly mengungkapkan AkoeIndonesia adalah sebuah gerakan, “AkoeIndonesia bukan organisasi, karena tidak ada ketua, kami hanyalah Inisiator saja,” ujarnya.

img_20161218_085044

“Mudah-mudahan kami semakin disupport oleh pemerintah Indonesia, karena kami tidak bisa menjangkau seluruh Indonesia,” kata Zuly, “Dan kami berharap, orang-orang tua menyadarkan dirinya untuk membuka peluang bagi anak-anak muda,” ujarnya.

“Para Inisiator AkoeIndonesia ingin agar di masa depan, anak-anak muda bangga mengatakan akoe Indonesia, dan Indonesia itu keren,” kata Zuly, “Kami bertiga ingin berbagi terhadap Indonesia di sisa hidup kami, karena hidup ini singkat,” pungkasnya.

AkoeIndonesia adalah program yang bertujuan menumbuhkan rasa cinta pada Tanah Air dan memperkenalkan kembali budaya Indonesia.

AkoeIndonesia ingin mengajak anak-anak muda Indonesia untuk bersama-sama menjadi tuan rumah di negeri sendiri melalui berbagai kegiatan kreatif yang mampu memberi kontribusi pada peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Saat ini program AkoeIndonesia telah mengusung beberapa program yang ditujukan untuk anak-anak muda tingkat Sekolah Menengah dan Perguruan Tinggi yang dibagi dalam 3 tiga program utama, yaitu, Motivasi, Komunitas, dan Pelatihan. (Bagoes Rinthoadi)