Orang Super Kaya Tertarik Dengan Sydney dan Melbourne

CROWN-GROUP-NEW-LOGO

ARCOM.CO.ID , Jakarta. Pengembang properti pemenang multi penghragaan dan berbasis di Sydney Crown Group, Selasa, (2/5/2017) berbagi informasi terbaru tentang kota Sydney sebagai tujuan investasi bagi para individu High Net Worth (HNW) dan Ultra High Net Worth (UNHW).

Crown Group mengungkapkan, saat ini Sydney berada di posisi 11 dalam peringkat kota yang paling diinginkan oleh orang super kaya dunia untuk tinggal dan berinvestasi, hal ini diperkuat dengan analis yang mengatakan, banyak orang super kaya di dunia semakin tertarik dengan Sydney dan Melbourne, bahkan kota Sydney telah mengalami lompatan penting ke posisi utama dunia sebagai tujuan investasi properti dibandingkan dengan dekade terakhir.

Knight Frank salah satu konsultan properti terbesar di dunia, baru-baru ini mengeluarkan Laporan Kekayaan Tahunan ke 11 yang menyediakan statistik, analisis, dan prediksi untuk para individu High Net Worth (HNW), dan Ultra High Net Worth (UHNW) dunia.

Global Head of Residential Knight Frank, Lord Andrew Hay mengatakan, golongan super kaya dunia semakin tertarik terhadap Sydney dan Melbourne, “Sydney dan Melbourne yang sebelumnya tidak pernah terlihat di peringkat utama 10 tahun yang lalu, saat ini benar-benar muncul,” kata Hay.

“Sydney berada di posisi 11, dan Melbourne bercokol di posisi ke-20 dalam daftar kota yang paling diinginkan oleh golongan super kaya untuk hidup dan berinvestasi, ujar Hay, “Dan peringkat Australia akan terus naik dalam lima tahun ke depan,” tegasnya.

Daya tarik Australia didorong oleh biaya kepemilikan properti di kota-kota besarnya dibandingkan dengan kota-kota lain di seluruh dunia, sebagai perbandingan, menurut laporan kekayaan tersebut, dengan biaya sebesar US$1 juta (AUS$ 1,3 juta), bisa mendapatkan properti seluas 17 m2 di Monaco, atau 26 m2 di New York, dan 59 m2 di Sydney, serta 110 m2 di Melbourne.

“Secara domestik, saat ini properti Sydney mungkin terasa mahal, tetapi jika dibandingkan dengan pasar global lainnya, itu masuk level menengah,” kata Hay, “Ini masih cukup terjangkau, dalam konteks global,” ujarnya.

Hay mengatakan, harga hunian di Sydney murah, dan pasar Australia tidak mengalami Bubble, “Tidak dapat dipungkiri, pasar hunian Sydney dalam pasar global terlihat murah, dan saya tidak melihat Sydney akan mengalami Crash,” tegasnya.

“Selama 10 tahun terakhir, fokus golongan super-kaya lebih pada penciptaan kekayaan, tetapi untuk beberapa tahun ke depan bertransformasi menjadi pelestarian kekayaan,” kata Hay.

Para individu HNW dan UHNW saat ini lebih menghargai lokasi yang stabil dengan lembaga pendidikan kelas utama untuk anak-anak mereka, pasar keuangan yang matang, sistem regulasi yang transparan, pemerintah tidak korup dan kondisi eco/hijau yang baik.

“Untuk memiliki pasar yang benar-benar sukses, Anda perlu kombinasi investasi luar negeri dan domestik,” kata Hay, “Bagi saya, rasio yang sempurna adalah 60% untuk permintaan domestik, dan 40% adalah permintaan luar negeri, sehingga Anda mendapatkan pertumbuhan yang didorong dari luar negeri, tapi juga didukung oleh pasar domestik yang nyata,” ujarnya.

“Australia memiliki keseimbangan tersebut, dan bagi saya, itulah yang menjadikan pasar bukan hanya berkelanjutan, tetapi juga menarik,” pungkas Hay.

Komisaris & CEO Crown Group Iwan Sunito mengatakan, di tengah investasi besar-besaran yang dilakukan oleh pemerintah, pertumbuhan perumahan dan komersial yang cepat, serta ekonomi dan pemerintahan yang stabil, Sydney telah menjadi tujuan favorit bagi investor luar negeri yang mencari keuntungan yang kuat.

“Investasi properti membutuhkan banyak penelitian yang mendalam, anda tidak hanya mencari sesuatu yang orang akan cintai, anda sedang mencari hunian yang akan mewujudkan tujuan keuangan anda,” kata Iwan Sunito.

“Jika anda ingin membuat investasi di pasar properti Sydney, keuntungan yang diberikan sangatlah jelas, bila anda ingin benar-benar memaksimalkan hal ini, pastikan untuk melihat kualitas hunian yang ditawarkan oleh pengembang,” pungkas Iwan Sunito.

Crown Group sendiri tengah mempersiapkan peluncuran proyek hunian terbarunya yang disebut-sebut sebagai revolusi penggunaan ruang hijau dalam pembangunan hunian vertikal di Australia, yaitu Waterfall by Crown Group, rencananya proyek senilai Rp. 4 Triliun ini akan diluncurkan secara global pada 17 Juni 2017. (Crown Group /Bagoes Rinthoadi)