Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf: Potensi Kopi Kapiten dan Mangga Alpukat Terus Dimaksimalkan

pasuruan 1ARCOM.CO.ID ,Bandung. Bupati Pasuruan H.M Irsyad Yusuf, SE, MMA menegaskan, saat ini Kabupaten Pasuruan akan terus memaksimalkan salah satu potensinya yaitu kopi Kapiten dan mangga alpukat, bahkan ke depannya mangga alpukat akan menjadi buah khas Kabupaten Pasuruan.

Hal ini ditegaskan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf di acara pembukaan PIATTEX III (Pasuruan Investmen Agriculture, Tourism, Trade Expo) 2017, Rabu malam , (13/12/2017), di Trans Studio Mall jalan Gatot Subroto Bandung.

Irsyad Yusuf menegaskan, Kabupaten Pasuruan saat ini telah menyiapkan kemudahan-kemudahan untuk menyambut investor di Kabupaten Pasuruan, “Selain itu di tahun 2018 nanti pariwisata akan menjadi fokus di Kabupaten Pasuruan, kita akan terus fokus pada pada pengembangan kepariwisataan dan ekonomi kreatif,” ujarnya, “Potensi wisata di Kabupaten pasuruan akan kita ekspos besar-besaran seperti potensi Gunung Bromo agar menjadi tujuan wisata bagi wisatawan domestik maupun internasional,” tegasnya.

Pasuruan 2Lebih lanjut Irsyad Yusuf mengatakan, potensi pertanian di Kabupaten Pasuruan akan terus ditingkatkan seperti mangga alpukat yang saat ini sedang viral di Indonesia, “Untuk kopi Kapiten yang merupakan produk unggulan Kabupaten Pasuruan, kita sudah kembangkan di 8 kecamatan atau seluas 14.000 hektar,” ujarnya, “Tidak ketinggalan potensi perdagangan terus dikembangkan, karena Kabupaten Pasuruan merupakan kawasan segitiga emas di Jawa Timur,” kata Irsyad Yusuf.

Mengenai pencapaian Kabupaten Pasuruan, Irsyad Yusuf mengungkapkan, di tahun 2016 Kabupaten Pasuruan menargetkan investasi yang masuk di angka 5 triliun rupiah, dan yang terealisasi 17,5 triliun rupiah, “Di tahun 2017 kita menargetkan investasi di Kabupaten Pasuruan terealisasi 5,5 triliun dan saat ini sudah terealisasi 9,4 triliun,” ungkapnya.

Mengenai mengapa Pameran Tunggal Kabupaten Pasuruan PIATTEX III Tahun 2017 diselenggarakan di kota Bandung setelah Bali dan Yogyakarta, Irsyad Yusuf mengungkapkan karena kota Bandung di mata Kabupaten Pasuruan luar biasa, “Semoga dengan diadakan pameran ini di kota Bandung, Pasuruan semakin dikenal masyarakat Indonesia,” ujarnya, “Kami berharap ajang ini memberi semangat bagi para pelaku ekonomi dan pariwisata di kabupaten Pasuruan, membawa manfaat bagi capaian kinerja Kabupaten Pasuruan, dan pemerintah Kabupaten Pasuruan akan terus memfasilitasi kegiatan ini,” tegasnya.

Pasuruan 3Mengenai infrastruktur, Irsyad Yusuf menegaskan, infrastruktur di Kabupaten Pasuruan cukup mapan, “Karena Kabupaten Pasuruan didukung oleh PT Pertamina Gas, “Hal ini menguntungkan Kabupaten Pasuruan dalam hal investasi,” pungkasnya.

Pameran Tunggal PIATTEX III yang diadakan di kota Bandung mulai 13 hingga 16 Desember 2017 menampilkan berbagai potensi Kabupaten Pasuruan seperti Kopi Kapiten, Mangga Alpukat, Kerajinan Kulit, Makanan, Potensi Pariwisata, Perikanan, dan berbagai keunggulan lainnya.

Pameran Tunggal PIATTEX III diharapkan mendorong peningkatan investasi di Kabupaten Pasuruan, meningkatkan peluang usaha bagi masyarakat di Kabupaten Pasuruan, dan potensi daerah Kabupaten Pasuruan lebih dikenal masyarakat luas di luar Kabupaten Pasuruan

Peserta dari Kabupaten Pasuruan yang ikut dalam Pameran Tunggal PIATTEX III diantaranya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Para Pengrajin UKM, Perusahaan-Perusahaan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu, Dinas Pertanian, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Pertahanan dan Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan. (Bagoes Rinthoadi)