Pengurus Jurnalis Bela Negara Kunjungi PT Lucas Djaja

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Pengurus Jurnalis Bela Negara (JBN), Kamis, (25/3/2021), berkesempatan berkunjung ke PT Lucas Djaja di jalan Ciwastra Bandung yang merupakan salah satu perusahaan farmasi pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik.

Para Pengurus Pengurus Jurnalis Bela Negara (JBN) yang berkunjung ke PT Lucas di antaranya, Pendiri JBN Mas Don, Sekjend JBN Bagoes Rinthoadi, Humas JBN Handry, dan Ketua JBN Jawa Barat Bambang Nurdiansyah.

Kedatangan Pengurus Jurnalis Bela Negara (JBN) diterima oleh Legal PT Lucas Djaja Irwan, dan setelah beramah tamah, pihak legal PT Lucas menceritakan berbagai perkembangan terkini yang ada di PT Lucas, salah satunya keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di depan PT Lucas Djaja di jalan Ciwastra.

“Pihak PT Lucas Djaja memang memasang plang dilarang berjualan di depan untuk kerapihan dan kebersihan saja, agar jangan sampai terlihat kumuh,” kata Legal PT Lucas Djaja Irwan.

“Semua yang kita lakukan sesuai aturan, Pemerintah daerah yang harus turun tangan membenahi PKL di depan PT Lucas,” kata Irwan

“Secara peraturan PT Lucas merasa terganggu dengan keberadaan PKL di depan PT Lucas, karena secara aturan tidak diperkenankan berjualan di depan badan jalan, namun secara kemanusiaan memang PKL mencari nafkah, namun kami harap ada kesadaran dari PKL itu sendiri,” ungkap Irwan.

“PKL di depan PT Lucas yang memang sudah ada bertahun-tahun, namun ada keinginan dari PT Lucas di depan badan jalan PT Lucas bersih dari PKL,” ujar Irwan.

“Kami dari PT Lucas masih mencoba memikirkan cara bagaimana agar di depan pabrik kami bersih dari PKL, ke depan mungkin kami akan menghadap pihak terkait dari unsur pemerintahan daerah,” kata Irwan.

“Apabila ke depan pihak Kelurahan dan Kecamatan menyarankan dana CSR diberikan kepada para PKL agar pindah dan tidak berjualan lagi di depan PT Lucas, maka saran tersebut akan coba kami jalankan sesuai aturan, tapi saat ini kami belum masuk ke ranah sana, karena kami masih fokus pembenahan internal pabrik,” ungkap Irwan.

“Namun kami harap berita PKL di depan PT Lucas jangan dibesar-besarkan terlebih dahulu, karena ditakutkan muncul kegaduhan, karena tetap dalam menghadapi PKL PT Lucas mengedepankan kekeluargaan agar warga sekitar tenang kami juga tenang,” kata Irwan.

“Kalau dari Direktur kami, PT Lucas ingin terlihat bersih dan rapih sesuai dengan standar perusahaan -perusahaan BUMN, untuk menuju ke sana banyak jalan yang harus kami lakukan, internal dulu baru masuk ke eksternal,” kata Irwan.

“Di luar lingkungan pabrik kita tidak punya kuasa untuk melakukan apapun, kalau di dalam pabrik kita melakukan semaksimal mungkin,” kata Irwan.

Lebih lanjut Irwan mengungkapkan di akhir 2021 PT Lucas Djaja sebagai anak perusahaan BUMN
mencanangkan mendapat ISO 14001.

Seperti diketahui, ISO 14001 adalah sebuah spesifikasi internasional untuk Sistem Manajemen Lingkungan.

“Badan Sertifikasi Nasional yang menentukan ISO 14001 PT Lucas, dan kita mencoba memenuhi syarat-syarat yang diberikan,” kata Irwan.

“Kita secara internal masih mencoba memenuhi syarat-syarat apa saja untuk mendapatkan ISO 14001, jadi langkah awal kita adalah perbaikan internal terlebih dahulu,” pungkas Irwan.

Humas JBN Handry secara singkat mengatakan, Jurnalis Bela Negara akan terus bersinergi dengan perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) salah satunya bersinergi dengan PT Lucas Djaja yang merupakan anak perusahaan BUMN. (BRH)