Sebanyak 3.000 Pelaku Budparekraf Terima Dosis ke-2 Vaksinasi Covid-19 di Trans Convention Centre

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Setelah menerima dosis pertama vaksinasi Covid-19 pada Selasa-Rabu, (4-5/5/2021) lalu, sekitar 3.000 pelaku budaya, pariwisata dan ekonomi kreatif (budparekraf) kembali menerima dosis kedua vaksinasi Covid-19 pada Rabu-Kamis, (2-3/6/2021), di Trans Convention Centre, Kawasan Terpadu Trans Studio Bandung jalan Gatot Subroto.

Program ini merupakan hasil kerjasama Dinas Kesehatan Kota Bandung, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) dan Riung Priangan, bekerjasama dengan Kawasan Terpadu Trans Studio Bandung (The Trans Luxury Hotel, Trans Studio Bandung dan ibis Bandung Trans Studio) selaku tuan rumah.

Trans Convention Centre sendiri adalah sebuah ruang pertemuan seluas 3.100 m2 yang mampu menampung hingga 3.000 orang pada kondisi normal.

Di masa pandemi ini tentunya berbagai protokol kesehatan diimplementasikan untuk memastikan keamanan dan kesehatan seluruh tamu dan tim, seperti pembersihan area dengan disinfektan, pengurangan kapasitas menjadi 30% dari kapasitas awal dengan penerapan physical distancing, kewajiban memakai masker dengan baik dan benar, pengecekan suhu, dan penyediaan hand sanitizer di berbagai area.

Setelah proses vaksinasi dilakukan seluruh peserta tetap wajib disiplin 5M, yakni Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Membatasi Mobilitas dan Interaksi.

Vaksinasi yang dilakukan oleh lebih dari tiga ribu pelaku pariwisata ini merupakan bentuk dari partisipasi seluruh pihak yang terlibat untuk mewujudkan masyarakat yang sehat juga mempercepat pemulihan dunia pariwisata dari pandemi COVID-19.

Ketua Pelaksana Program sekaligus General Manager The Trans Luxury Hotel Farid Patria mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada Dinkes dan Disbudpar karena mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah program vaksinasi insan budparekraf Kota Bandung.

“Kami sangat bersyukur atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan sehingga kami dapat berpartisipasi aktif di dalam program ini,” kata Farid Patria.

“Kepada para pimpinan asosiasi-asosiasi terkait, kami sampaikan ucapan terimakasih atas kolaborasi yang sangat baik, semoga peran serta kita dapat mempercepat proses vaksinasi pada umumnya dan melindungi insan budparekraf pada khususnya,” ujar Farid Patria.

Sedangkan Kepala Bidang Pembinaan Jasa Usaha Pariwisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Edward Edo Parlindungan menambahkan, rencananya di pertengahan Juni 2021 akan kembali diadakan vaksinasi kepada 3.000 pelaku budaya, pariwisata dan ekonomi kreatif lainnya dengan venue yang akan diinformasikan selanjutnya. (BRH)