MicroMentor Indonesia Umumkan Jangkau 27.000 UMKM dengan Pelatihan

ARCOM.CO.ID ,Jakarta, (22/6/2021). Mastercard dan Bank Commonwealth mengumumkan MicroMentor Indonesia (MMI), yakni sebuah program yang diluncurkan dua tahun lalu bekerja sama dengan Mercy Corps Indonesia, telah menjadi komunitas relawan mentor dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) MicroMentor terbesar di dunia.

Sejak dimulai, program ini telah menjangkau hampir 27.000 UMKM dan 20.000 relawan mentor di Indonesia.

Program ini telah mencapai 50.000 interaksi dengan UMKM dan pendampingan relawan melalui kegiatannya.

Didukung oleh Kementerian Koperasi dan UKM, MMI bertujuan menghubungkan UMKM dengan mentoring bisnis dan pelatihan keamanan siber untuk mendukung target kementerian yaitu 30 juta UMKM menjadi bagian dari ekosistem digital pada tahun 2024.

Seperti diketahui, usaha mikro dan kecil di Indonesia sangat terpukul akibat pandemi, survei dari Bank Sentral Indonesia melaporkan bahwa terdapat 87,5% UMKM terkena dampak COVID-19, sebuah masalah yang signifikan di negara di mana 97% dari semua pekerjaan disediakan oleh usaha kecil.

​MMI, platform mentoring virtual gratis pertama di Indonesia, berhasil membawa ekosistem pendampingan bisnis virtual dan terukur ke tanah air pada tahun 2019.

Sejak pertengahan 2020, jumlah relawan mentor dan pengusaha yang berpartisipasi dalam MMI meningkat lebih dari dua kali lipat, pemilik usaha di seluruh negeri mencari pendampingan bisnis digital yang dapat membantu bisnis mereka dalam mengatasi tantangan pandemi.

Pada program tahun lalu, terlihat hasil yang substansial bagi para pendaftar, dengan 91% bisnis tetap beroperasi saat ini, dan 19% mengalami pertumbuhan bisnis.

Selain itu, terlihat bisnis yang terlibat dalam MMI menciptakan tambahan 1.158 pekerjaan baru (termasuk pelaku wirausaha).

​”Pada tahun 2014, Bank Commonwealth meluncurkan program literasi keuangan bagi pengusaha UMKM Perempuan melalui WISE Womenpreneur Indonesia for Sustainability and Empowerment,” kata Presiden Direktur Bank Commonwealth Lauren Sulistiawati.

“Hingga Mei 2021, kami telah mendukung 106.000 pengusaha UMKM perempuan melalui program Literasi Keuangan ini,” ungkap Lauren Sulistiawati.

“Kami senang dapat terus mendukung pertumbuhan bisnis UMKM di Indonesia melalui MMI yang bekerja sama dengan Mastercard dan Mercy Corps Indonesia,” ujar Lauren Sulistiawati.

“UMKM berperan penting dalam mendukung perekonomian Indonesia, dan pendampingan UMKM sangat dibutuhkan agar pengembangan UMKM di Indonesia menjadi lebih kompetitif dan tangguh, terutama di situasi yang penuh tantangan saat ini sebagai dampak dari pandemi COVID-19,” kata Lauren Sulistiawati.

“Kami percaya program seperti MMI akan berperan besar dalam membantu UMKM Indonesia dalam mendapatkan pelatihan dan pembinaan yang relevan berdasarkan kebutuhan spesifiknya,” pungkas Lauren Sulistiawati.

Sedangkan Direktur Eksekutif, Mercy Corps Indonesia Ade Soekadis mengatakan, mendukung wirausaha dan pemilik usaha sangat penting untuk pertumbuhan inklusif di Indonesia karena usaha mikro dan kecil ini menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat yang kurang terlayani.

“Kami sangat senang dengan pertumbuhan program MMI saat ini, dan kami berharap dapat terus memungkinkan usaha mikro dan kecil mengatasi berbagai tantangan, dan mempercepat pemulihan pasca-COVID secara berkelanjutan,” kata Ade Soekadis.

Country Manager Indonesia Mastercard, Navin Jain menambahkan, program MMI merupakan bagian dari komitmen Mastercard terhadap Indonesia di bawah Mastercard Academy 2.0, dengan tujuan memberdayakan 100.000 masyarakat Indonesia dengan keterampilan agar berhasil dalam ekonomi digital di tanah air.

“Mengingat pentingnya UMKM dalam menghadirkan lapangan kerja dan stabilitas ekonomi kepada jutaan masyarakat Indonesia, program ini akan terbukti sangat penting bagi pelaku usaha maupun mentor, baik untuk pemulihan pasca pandemi secara spesifik maupun perjalanan transformasi digital Indonesia secara umum,” ujar Navin Jain.

​Memasuki tahun ketiga, MMI diharapkan dapat menjangkau 40.000 UMKM sebagai pengguna aktif di seluruh Indonesia.

Program ini​ meluncurkan Sistem Pelatihan Virtualnya, di mana Mastercard akan menyediakan akses ke keahlian global.

Mastercard telah menyediakan expert speaker series video yang dapat diakses tidak hanya oleh peserta program, tetapi juga oleh publik.

Bank Commonwealth juga akan memberikan materi dan mentor dengan topik seputar manajemen bisnis, Sumber Daya Manusia (SDM), manajemen keuangan, dan lain-lain, serta topik lainnya dari berbagai sumber. (BRH / RLS)