Allianz Tawarkan Asuransi Kesehatan Kumpulan

ARCOM.CO.ID ,Jakarta, (11/9/2021). Pandemi yang melanda Indonesia hingga saat ini membawa berbagai perubahan di seluruh aspek kehidupan termasuk bagi para karyawan.

Semua makin disadarkan akan pentingnya kesehatan, terlebih saat Indonesia dilanda gelombang kedua penyebaran virus Covid-19 pada Juni-Juli 2021 silam.

Hal ini turut mendorong karyawan untuk mengedepankan kebutuhan perlindungan bagi diri dan keluarga atas tunjangan yang ditawarkan oleh perusahaan tempatnya bekerja.

Menyoroti hal tersebut, Allianz Life Indonesia menyelenggarakan Webinar Media bertajuk “Pahami Pentingnya Perlindungan bagi Karyawan di Tengah Pandemi” yang dihadiri oleh Nicolaus Satya Bharata, Head of Employee Benefits Allianz Life Indonesia, Sukarno, Head of Health Product Marketing and Service Development Allianz Life Indonesia, dan Samuel Ray, HR Professional & Content Creator, sebagai pembicara yang berbagi mengenai meningkatnya kebutuhan perlindungan bagi karyawan di masa pandemi.

Akhmad Akbar Sukamto, Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) memperkirakan tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Agustus 2021 akan naik ke kisaran 7,15 persen hingga 7,35 persen.

Hal ini menandakan persaingan dalam mencari pekerjaan akan menjadi semakin sulit.

Namun, di balik sulitnya mencari pekerjaan selama masa pandemi, karyawan tetap perlu mempertimbangkan faktor-faktor penunjang yang ditawarkan perusahaan sebelum menerima pekerjaan seperti jatah cuti, kebijakan bekerja dari rumah (work from home), serta fasilitas asuransi yang ditawarkan perusahaan.

Samuel Ray, HR Professional & Content Creator menyampaikan, disrupsi yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 turut mendorong perusahaan-perusahaan di seluruh dunia untuk melakukan perubahan termasuk dalam hal pengelolaan sumber daya manusia yang akan berujung pada keberhasilan perusahaan.

“Pandemi mendorong karyawan untuk mencari keseimbangan dalam bekerja demi mencapai well-being yang baik,” kata Samuel Ray.

“Perusahaan perlu menyesuaikan strategi untuk menjaga talenta terbaik, salah satunya dengan menawarkan tunjangan di luar hak dasar seperti jam kerja yang fleksibel sampai asuransi kesehatan untuk karyawan dan keluarga,” ujar Samuel Ray.

Pada praktiknya, akibat terdampak pandemi, banyak perusahaan yang belum bisa memprioritaskan kebutuhan perlindungan kesehatan karyawannya yang pada akhirnya berdampak ke produktivitas dan kinerja perusahaan.

Berbagai risiko yang mungkin menimpa karyawan dan mempengaruhi produktivitas sebenarnya dapat diminimalisir dengan adanya solusi proteksi kesehatan melalui asuransi kesehatan kumpulan.

Nicolaus Satya Bharata, Head of Employee Benefits, Allianz Life Indonesia mengatakan, saat ini selain melihat tren biaya kesehatan yang meningkat, penting bagi​ setiap pekerja untuk juga mendapatkan rasa aman dan nyaman bagi diri sendiri dan keluarga.

“Melalui fasilitas asuransi kesehatan kumpulan yang Allianz sediakan, menjadi pengingat kita bersama bahwa kesejahteraan segenap karyawan merupakan aset paling berharga bagi diri sendiri, keluarga dan perusahaan,” kata Nicolaus Satya Bharata.

“Ragam solusi perlindungan telah Allianz sediakan melalui program Employee Benefit yang terdiri dari berbagai produk kesehatan kumpulan yang dapat memberikan berbagai manfaat seperti rawat inap, rawat jalan, rawat gigi, serta perawatan kehamilan dan persalinan,” ujar Nicolaus Satya Bharata.

“Tidak hanya memberi manfaat perawatan kesehatan apabila karyawan atau keluarganya jatuh sakit, tetapi juga manfaat mulai dari pemeliharaan, pencegahan serta perawatan kesehatan mereka,” kata Nicolaus Satya Bharata.

“Layanan asuransi kesehatan kumpulan dari Allianz menawarkan nilai tambah lainnya, seperti proteksi yang tailor-made sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan karyawan, opsi cashless atau reimburse, medical hotline 24 jam, serta layanan klaim online melalui eAZy connect,” kata Nicolaus Satya Bharata.

Sedangkan Sukarno, Head of Health Product Marketing and Service Development Allianz Life Indonesia mengatakan, dari data klaim Allianz Indonesia hingga Agustus 2021, rata-rata biaya perawatan COVID-19 menunjukkan angka yang cukup tinggi.

“Ini dapat dijadikan dasar mengapa perusahaan perlu memperhatikan cakupan perlindungan asuransi kesehatan bagi karyawan untuk menjamin loyalitas dan kesejahteraan karyawan yang akan berujung pada produktivitas dan pertumbuhan perusahaan,” ujar Sukarno.

Lebih lanjut Sukarno memberikan tips bagi perusahaan untuk memilih asuransi kesehatan kumpulan yang tepat bagi karyawan dengan memperhatikan empat aspek yaitu, kebutuhan proteksi, alokasi anggaran, layanan yang dibutuhkan, serta memilih perusahaan asuransi yang kuat dan memiliki layanan terbaik. (BRH / RLS)