Disbudpar Kota Bandung Serahkan 47 Sertifikat HKI bagi Member Patrakomala

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung melalui bidang ekonomi kreatif menyerahkan 47 Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) kepada member Patrakomala di acara Virtual Festival Kolasme 2021.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Bandung Dewi Kaniasari, S.Sos., MA., didampingi Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disbudpar Kota Bandung Sri Susiagawati S.E., MM., dan Kepala Seksi Pengembangan Ekonomi Kreatif Disbudpar Kota Bandung Sanny Megawati, S.Sos., M.Ikom., menjelaskan tentang kegiatan Kolasme dan HKI melalui Konferensi Pers, Kamis, (11/11/2021), di Gedung Bandung Creative Hub (BCH) jalan Laswi, Bandung.

“Kolasme merupakan kegiatan tahunan Disbudpar Kota Bandung yang kali ini esensinya tentang Hak Kekayaan Intelektual, tema HKI diangkat karena pelaku Ekonomi Kreatif di Kota Bandung harus dilindungi,” kata Kadisbudpar Kota Bandung Dewi Kaniasari di awal paparannya.

Lebih lanjut Kadisbudpar mengatakan, melalui bidang ekonomi kreatif, Disbudpar Kota Bandung menaruh perhatian lebih terhadap Hak Kekayaan Intelektual yang harus dimiliki oleh setiap karya cipta pelaku kreatif di Kota Bandung.

“Semenjak hadirnya platform Patrakomala yang dibuat Disbudpar Kota Bandung, saat ini sudah 47 member pelaku ekonomi kreatif yang mendapatkan sertifikat atas Hak Kekayaan Intelektual,” ungkap Kadisbudpar.

“Setelah penantian dalam proses pendampingan selama dua tahun sejak tahun 2019 hingga 2021 akhirnya 47 member Patrakomala mendapatkan sertifikat HKI,” ungkap Kadisbudpar.

“Proses pengajuan hingga mendapatkan sertifikat HKI didampingi oleh konsultan yang telah bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung sebagai sarana fasilitasi yang terintegrasi dengan website Patron Aplikasi Ekonomi Kreatif Berkelanjutan atau disingkat Patrakomala yang baru dilaunching pada April 2021,” kata Kadisbudpar.

“Pada tahun pertama program sarana fasilitasi terintegrasi HKI Melalui Safari HKI, 67 pelaku kreatif Kota Bandung telah mendaftarkan diri, namun, baru 47 yang telah mendapatkan sertifikat, masih dalam proses atau dalam pengajuan banding,” kata Kadisbudpar.

“Pada tahun 2020 terdapat 100 pelaku kreatif yang terfasilitasi dan hingga kini masih dalam proses keputusan dari Ditjen HKI, sedangkan pada tahun 2021, sebanyak 400 pelaku kreatif telah mendaftarkan diri melalui website Patrakomala,” ungkap Kadisbudpar.

“Jumlah pendaftar terus bertambah, dikarenakan upaya Disbudpar Kota Bandung yang terus mempromosikan pentingnya HKI sebagai aset yang harus dimiliki oleh setiap pelaku kreatif di Kota Bandung,” kata Kadisbudpar.

“Maka momentum Kolasme Lokalabel IPR Virtual Festival, menjadi selebrasi sederhana, dikarenakan sebanyak 47 sertifikat HKI akan dibagikan kepada para pelaku kreatif oleh konsultan dan Disbudpar Kota Bandung,” kata Kadisbudpar.

“Kegiatan ini adalah suatu bentuk perayaan bersama yang semakin bermakna karena keseriusan dan konsistensi semua pihak untuk mengedepankan HKI sebagai bagian dari proses kreasi yang harus diprioritaskan,” pungkas Kadisbudpar.

Seperti diketahui, Patrakomala menjadi satu-satunya inovasi yang mewakili Kota Bandung dan menjadi Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) di Lingkungan Kementrian/ Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, dan BUMD.

Aplikasi Patrakomala bermanfaat mempertemukan para pelaku kreatif dengan pasar kreatif yang sangat memiliki minat luar biasa terhadap pelaku-pelaku kreatif di Kota Bandung, termasuk investor dan pelaku bisnis di industri kreatif.

Bagi Disbudpar Kota Bandung dua tahun terakhir bukanlah suatu hal yang mudah untuk dapat dilalui dengan tetap mengikuti peta jalan ditengah kondisi dan situasi pandemi Covid-19.

Hal ini sesuai dengan Roadmap Ekonomi Kreatif Kota Bandung 2018-2023 yang harus mengarusutamakan proses konsumsi pada tahun 2022.

Peta jalan menetapkan pada tahun 2023, Disbudpar harus mampu mengapresiasi para pelaku kreatif dalam proses konservasi, salah satunya dengan penyelenggaraan Bandung Creative Award 2023.

Berbekal aplikasi Patrakomala, Disbudpar akan lebih fokus kepada program pemasaran pelaku kreatif sebagai bagian dari proses konsumsi.

LOKALABEL akan menjadi movement bersama di sepanjang tahun 2022 melalui kegiatan-kegiatan Patrakomala Coffee Club yang akan menyelenggarakan berbagai festival secara virtual melalui aplikasi Patrakomala yang pada tahun 2022 dapat diunduh di melalui Playstore dan Apple store. (FJR)