Militansi Bandung Raya Demo di depan Mapolrestabes Bandung

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Puluhan Milenial yang tergabung dalam Milenial Peduli Toleransi (Militansi) menggelar aksi damai di depan Mapolrestabes Bandung, Kamis (13/1/2022), sebagai bentuk apresiasi terhadap Polri atas komitmennya menindak tegas pelaku-pelaku intoleran tanpa pandang bulu.

Sekjen Militansi Indonesia Junen kepada para awak Media menyampaikan, aksi ini merupakan bentuk apresiasi terhadap pihak kepolisian yang telah melakukan langkah cepat dalam menindak pelaku-pelaku intoleran.

“Aksi ini di gelar karena belakangan terjadi kasus penyebaran ujaran kebencian terhadap individu atau kelompok yang mengandung isu SARA yang dilakukan oleh penceramah Bahar bin Smith,” kata Junen.

“Bahar bin Smith tersangkakan dan melanggar pasal ayat 2 juncto pasal 45 A Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan atau pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana,” kata Junen.

“Selain itu ada Ferdinan Hutahaean yang akibat cuitannya di Twitter yang tersangkakan melanggar pasal 14 ayat 1 dan 2 Peraturan Hukum Pidana Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 pasal 45 ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang ITE,” ungkap Junen.

Junen mengungkapkan, minggu-minggu ini telah ramai masalah berita bohong yang dilakukan oleh Penceramah Bahar bin Smith dan beberapa hari ke belakang Ferdinand dengan cuitanya di Twitter yang kaitannya dengan menyebarkan informasi yang bermuatan permusuhan, yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat.

“Maka Militansi Baraya mengapresiasi Komitmen Kapolri dalam menindak tegas pelaku intoleran,” kata Junen.

Lebih lanjut Junen mengatakan, Milenal Peduli Intoleransi Bandung Raya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kinerja langkah cepat Kapolri yang telah menindak tegas para pelaku intoleran seperti Bahar bin Smith dan Ferdinan Hutahaean.

“Ke depannya Militansi terus mendorong Kepolisian Republik Indonesia untuk menindak tegas para pelaku intoleran tanpa memandang golongan atau kelompok manapun demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Junen

Setelah Aksi Militansi Baraya membagikan bunga terhadap Anggota Polri bentuk Apresiasi terhadap Kepolisian.

“Kami dalam aksi ini membagikan bunga kepada anggota Polisi, hal ini merupakan simbol apresiasi dari kami dan ucapan terima kasih kepada Polri yang telah berkomitmen menjaga toleransi demi keutuhan NKRI,” pungkas Junen. (BRH)